Home » , , , » Distributor Telur dan Kenali Kandungan Dalam Telur

Distributor Telur dan Kenali Kandungan Dalam Telur


Distributor Telur dan Kenali Kandungan Dalam Telur
Distributor Telur dan Kenali Kandungan Dalam Telur

Apakah Anda suka mengonsumsi telur? Selain harganya yang terjangkau, telur serta dapat dikreasikan menjadi berbagai hidangan yang lezat. Bahkan kebanyakan orang tahu jika telur merupakan asupan yang sehat karena kandungan protein telur bermanfaat untuk tubuh.
Di Web site kami terdapat penjualan distributor telur yang diantaranya :

Memperoleh protein yang bisa dapat membantu membangun tulang dan otot, serta menjaga kesehatan secara keseluruhan. Akan tetapi, berapa tepatnya kandungan protein telur?

Mengulik jumlah kandungan protein telur

Rata-rata sebutir telur mengandung sekitar 6-7 gram protein. Akan tetapi, kandungan protein tersebut bergantung pada ukuran distributor telur. Berdasarkan ukurannya, berikut jumlah protein yang terkandung dalam telur:

  • Telur kecil (38 gram): 4,9 gram protein
  • Telur sedang (44 gram): 5,7 gram protein
  • Telur besar (50 gram): 6,5 gram protein
  • Telur ekstra besar (56 gram): 7,Three gram protein
  • Telur jumbo (63 gram): 8,2 gram protein

Sementara, kandungan protein dari putih dan kuning telur serta berbeda. Orang-orang sering menganggap jika protein hanya ditemukan dalam putih telur. Padahal kuning telur serta mengandung setengah dari kandungan protein telur secara keseluruhan. Misalnya, dalam telur besar terkandung 7 gram protein, yang mana Three gram protein berasal dari kuning telur dan Four gram protein berasal dari putih telur.

Sedangkan pada telur berukuran sedang, putih telur mengandung 3,15 gram protein dan kuning telur mengandung 2,38 gram protein. Jadi, mengonsumsi seluruh telur, bukan hanya putihnya saja, menjadi cara terbaik dalam memperoleh banyak protein dan nutrisi lain. Protein berkualitas tinggi yang berlimpah dalam telur serta mengandung sembilan asam amino esensial yang baik bagi tubuh.

Bagaimana protein telur yang dimasak?

Perlu Anda ketahui bahwa mengonsumsi telur mentah nampaknya hanya memberi jumlah protein yang paling sedikit. Satu studi menemukan bahwa partisipan menyerap 90% protein dari telur yang dimasak dan hanya menyerap 50% protein dari telur mentah.

Studi lain serta menunjukkan bahwa 94% protein telur yang dimasak dapat diserap oleh tubuh, sementara hanya 74% protein yang dapat diserap dari telur mentah. Ini membuktikan bahwa memasak telur membantu protein menjadi lebih sederhana dicerna dan digunakan oleh tubuh. Di samping itu, mengonsumsi telur mentah serta berisiko terkontaminasi oleh bakteri dan menyebabkan keracunan makanan.

Telur memang sumber protein yang kaya, bahkan mengalahkan daging. Namun tak hanya kaya akan protein, telur serta mengandung kalsium, magnesium, fosfor, kalium, selenium, folat, retinol, beta karoten, vitamin D, asam lemak omega-3, vitamin B, dan kolin.

Penelitian pun menunjukkan bahwa makan 2-Three butir telur per hari mungkin memiliki manfaat terhadap kesehatan kardiovaskular. Sebaiknya, masak telur hingga matang agar bakteri Salmonella mati dan tidak menyebabkan penyakit diare, demam, dan kram perut.


Manfaat mengonsumsi telur

Telur menjadi salah satu makanan yang paling sehat dan bergizi. Selain rendah kalori, telur serta merupakan sumber seimbang dari hampir per nutrisi yang dibutuhkan. Telur telah terbukti dapat membantu menurunkan berat badan karena meningkatkan perasaan kenyang sehingga memungkinkan Anda tidak terlalu banyak makan di sepanjang hari.

Selain itu, kolin yang terkandung dalam telur serta sangat penting untuk berbagai proses dalam tubuh. Hal ini tentu saja membuat telur sangat baik untuk dimasukkan ke dalam eating regimen Anda. Akan tetapi, pastikan tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 6 butir telur dalam seminggu.

Sebagian orang serta dapat mengalami alergi telur. Alergi telur terjadi ketika imun bereaksi terhadap protein dalam putih atau kuning telur. Gejala alergi telur yang dapat terjadi, yaitu ruam, gatal-gatal, batuk, mual, muntah, pusing bahkan pingsan. Jika Anda memiliki alergi terhadap telur, maka Anda harus menghindari produk makanan apa pun yang mengandung telur.