Skuter GESITS Adalah Jawaban Atas Keraguan Masyarakat Akan Kendaraan Listrik

Skuter-GESITS-Adalah-Jawaban-AtasKeraguan-Masyarakat-Akan-Kendaraan-Listrik
Skuter listrik GESITS diuji jalan dari Jakarta menuju Bali dengan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer. UJi coba ini dilakukan untuk mengetahui performa secara menyeluruh, jarak tempuh, konsumsi energi listrik, dan aspek keselamatan. 

President Garansindo Group Muhammad Al Abdullah mengatakan uji jalan skuter listrik hasil kolaborasi Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini menjawab keraguan masyarakat akan sebuah kendaraan listrik. 

"Rencana dari awal GESITS atau skuter listrik ini yang sempat menjadi keraguan masyarakat adalah masalah infrastruktur (baterai). Perlu kami tegaskan bahwa pengisian listrik baterai ini sangat simpel, seperti handphone yang bisa di-charge di mana-mana," ujar Abdullah, Senin 7 November 2016. 

Ia menambahkan, jarak tempuh uji jalan yang cukup jauh diharapkan tidak menjadi kendala. Hal ini lantaran pihaknya merancang baterai GESITS mengadopsi display battery swap yang bisa diganti jika tenaganya habis. 

"Tetapi jarak kemampuan baterai terbatas, sama juga dengan kendaraan konvensional ada jarak tertentu. Maka dari itu kami terus berpikir dengan teman-teman ITS. Akhirnya kami menentukan sistem battery swap. Modelnya nanti isi ulang seperti air galon atau gas 3 kilogram, baterai bisa diganti kalau kehabisan tenaga dibandingkan harus menunggu untuk di-charge," tutupnya.

Penjualan Motor Listrik Nasional Gesits Dipercepat Menjadi Tahun Depan

Penjualan-Motor-Listrik-Nasional-Gesits-Dipercepat-Menjadi-Tahun-Depan
Melihat perkembangan Gesits, engine listrik nasional garapan Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Garansindo memutuskan untuk mempercepat rencana penjualan engine. 

Tadinya engine akan diproduksi tahun 2017 dengan rencana penjualan tahun 2018. Namun Garansindo kemudian memutuskan untuk mempercepatnya menjadi tahun 2017. 

"Gesits ada sinyal bisa maju produksi di awal 2017 dan mulai dijual pertengahan 2017," ujar CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah. 

Engine listrik yang memiliki kecepatan maksimum sekitar 100 km for every stick ini rencananya akan dijual seharga Rp 15 juta saja. 

Rencana ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah khususnya Menristekdikti M Nasir. Nasir Kamis (27/10/2016) kemarin mengunjungi Laboratorium Mobil Listrik Nasional (Molina) ITS yang merupakan tempat pengembangan Gesits. 

Nasir yang melihat langsung Gesits, mendapat penjelasan banyak dari Nur Yuniarto, Direktur Sekretariat Pusat Unggulan Iptek (PUI) ITS sekaligus dosen pembimbing para mahasiswa ITS yang membuat Gesits.